Alasan Memilih Departemen Agronomi dan Hortikultura

Pada saat duduk di bangku SMA, banyak informasi tentang masuk perguruan tinggi, baik itu swasta atau negri. Salah satu jalur masuk yang paling banyak di minati adalah jalur PMDK yang mengandalkan nilai rapor. Namun untuk Institut Pertanian Bogor (IPB), jalur PMDK yang sering di sebut-sebut itu menyebutnya USMI. Awalnya, Saya berkonsultasi ke bimbingan konseling (BP) untuk masuk perguruan tinggi negri yang berkualitas. Salah satu perguruan tinggi negri yang disebutkan oleh guru saya yaitu IPB, karena IPB ini masuk PTN terbaik di Indonesia dalam lima besar dari PTN yang terbaik.

Setelah mendapat info tersebut, Saya tertarik untuk mendaftar ke IPB lewat jalur USMI. Selain berprestasi baik IPB merupakan PTN yang menawarkan jurusan-jurusan selain pertanian ada juga yang non pertanian yang memiliki akreditas sangat baik. Kemudian Saya melihat brosur-brosur tentang IPB, lihat web IPB, dan akhirmya keyakinanpun semakin kuat untuk mendaftar ke IPB.

Pertanian merupakan sektor yang sangat menentukan kesejahteraan suatu negera, khususnya di Indonesia. Negara ini memiliki kekayaan pertanian yang melimpah, dengan iklim tropis mengakibatkan tanah di negeri ini subur. Sebagai anak bangsa sudah seharusnya mensyukuri apa yang diberi Tuhan kepada kita dengan lahir di negeri yang kaya seperti Indonesia. Kita tidak hanya memakai sumber daya yang ada, tapi kita juga harus bisa mengolah nya agar tidak habis begitu saja.

Salah satu cara yaitu dengan menimba ilmu pertanian secara spesifik. Setelah melihat jurusan yang ada di IPB, saya memilih mayor Agronomi dan Hortikultura. Jurusan ini mepelajari tentang budi daya tanaman. Dengan menerapkan teknologi yang dapat menghasilkan tanaman pertanian yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi. Permasalahan yang ada seperti berkurang nya lahan pertanian, menjadi tantangan untuk mahasiswa Agronomi dan Hortikulutra.

Setelah saya diterima menjadi mahasiswa Agronomi dan Hortikultura saya semakin yakin bahwa jurusan ini tepat untuk diambil ilmunya dan diterapkan. Selain itu departemen Agronomi dan Hortikultura di IPB sekarang sudah mendapat sertifikat ISO, suatu prestasi yang sangat membanggakan. Selain itu, mata kuliah yang adan di jurusan ini di dukung dengan mata kuliah dari jurusan lain, seperti komunikasi, ilmu tanah, ekonomi pertanian, dan masi banyak lagi Dosen-dosenya pun banyak yang berprestasi di bidangnya. Banyak yang menemukan varietas unggul yang dihasilkan, seperti pepaya, padi, dll. Hal ini memotivasi saya untuk menjadi pemulia tanaman yang dapat menciptakan varietas unggul, meskipun lingkungan tidak mendukung tetapi tetap bisa diproduksi.

Saya berkeinginan memajukan desa saya di Tasikmalaya untuk menjadi desa yang warganya bisa memiliki tingkat ekonomi yang membaik dengan megolah sektor pertanian ini untuk jangka pendeknya. Dan untuk jangka panjang saya ingin Indonesia tidak mengimpor tanaman pertanian. Karena sebenarnya kita sanggup memberi makan sendiri dari hasil kita dengan memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada. Kita bisa mandiri bahkan bisa swasembada di semua bidang pertanian.

Dengan bekal dari ilmu yang di dapat di Agronomi dan Hortikultura ini Saya yakin bisa mewujudkan apa yang menjadi impian Saya. Departemen Agronomi dan Hortikultura terbaik untuk saya.

Referensi :

http://himagron.ipb.ac.id

http://ipb.ac.id

http://agrohort.ipb.ac.id

http://studen.ipb.ac.id

http://id.shvoong.com/exact-sciences/agronomy-agriculture/2073550-manfaat-penggunaan-pupuk-cair-ramah/

http://tohariyusuf.wordpress.com/2010/03/19/cara-perbanyakan-masal-p-bactrae-bactarae/#comments

Oleh : Ragil Homsyatun M./ A24090032

AGH 46

^_^

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!